1 September 2026

Belum ada subjudul pada artikel ini.
Triplek atau plywood masih menjadi salah satu material berbasis kayu yang banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari furniture, interior, konstruksi, hingga proyek renovasi.
Material ini tersedia dalam berbagai jenis, ketebalan, kualitas, dan ukuran. Karena itu, harga triplek di pasaran dapat berbeda cukup jauh meskipun memiliki ukuran lembaran yang sama.
Memasuki September 2026, harga triplek dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk jenis kayu, kualitas lapisan, ketebalan, merek, serta spesifikasi produk.
Berikut update harga triplek September 2026 berdasarkan jenis dan ketebalannya.

Berdasarkan daftar harga pasar yang diperbarui. Harga supplier, marketplace, serta standar harga satuan tahun 2026 dari beberapa pemerintah daerah, harga triplek ukuran sekitar 122 x 244 cm memiliki rentang yang cukup beragam.
Berikut gambaran kisaran harga triplek standar berdasarkan ketebalan:
| Ketebalan | Kisaran Harga Triplek Standar |
| 3 mm | ± Rp40.000 – Rp72.000 |
| 4 mm | ± Rp50.000 – Rp90.000 |
| 6 mm | ± Rp65.000 – Rp115.000 |
| 8 mm | ± Rp80.000 – Rp95.000 |
| 9 mm | ± Rp95.000 – Rp150.000 |
| 12 mm | ± Rp120.000 – Rp220.000 |
| 15 mm | ± Rp170.000 – Rp250.000 |
| 18 mm | ± Rp190.000 – Rp300.000+ |
Kisaran tersebut merupakan gambaran harga pasar menjelang September 2026. Harga aktual dapat berbeda tergantung pada jenis kayu, grade, merek, kualitas permukaan, lokasi pembelian, jumlah pesanan, dan biaya distribusi.
Daftar harga yang diperbarui pada Agustus 2026 menunjukkan bahwa triplek memiliki perbedaan harga cukup besar berdasarkan jenisnya. Triplek Albasia, Meranti, Palm, Tunas, hingga jenis plywood lainnya memiliki harga yang berbeda meskipun ketebalannya sama.
Sementara itu, price list supplier juga menunjukkan harga plywood standar mulai sekitar Rp72.000 untuk 3 mm, Rp96.000 untuk 6 mm, Rp125.000 untuk 9 mm, hingga Rp225.000 untuk 18 mm.

Ketebalan merupakan salah satu faktor utama yang memengaruhi harga triplek.
Semakin tebal material, semakin banyak lapisan dan bahan yang digunakan sehingga harga per lembarnya umumnya meningkat.
Triplek 3 mm merupakan salah satu pilihan dengan harga paling terjangkau.
Berdasarkan referensi harga pasar 2026, triplek 3 mm dapat ditemukan mulai sekitar Rp40.000 hingga Rp72.000 per lembar, tergantung jenis dan kualitas material.
Triplek dengan ketebalan ini dapat digunakan untuk aplikasi ringan, seperti bagian belakang furniture, panel tertentu, kerajinan, atau kebutuhan interior yang tidak membutuhkan kekuatan struktural tinggi.
Triplek 4 mm berada pada kisaran sekitar Rp50.000 hingga Rp90.000 per lembar untuk produk standar.
Perbedaan harga cukup dipengaruhi oleh jenis kayu dan kualitas plywood. Referensi harga tahun 2026 menunjukkan triplek Meranti, Albasia, serta plywood standar memiliki harga yang berbeda pada ketebalan ini.
Harga triplek 6 mm pada September 2026 berada pada kisaran sekitar Rp65.000 hingga Rp115.000 per lembar.
Untuk beberapa jenis plywood standar, harga 6 mm berada di kisaran Rp96.000–Rp105.000 berdasarkan price list supplier dan standar harga daerah.
Triplek 6 mm dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan interior dan komponen furniture tertentu, tergantung konstruksi dan beban yang akan diterima.
Triplek 8 mm memiliki kisaran harga sekitar Rp80.000 hingga Rp95.000 per lembar untuk produk standar tertentu.
Data harga pasar tahun 2026 menunjukkan triplek 8 mm dapat berada di kisaran Rp79.000–Rp93.000 tergantung jenis produk dan kualitasnya.
Triplek 9 mm merupakan salah satu ketebalan yang cukup umum digunakan untuk furniture dan berbagai kebutuhan interior.
Harga triplek 9 mm pada pasar 2026 berada pada kisaran sekitar Rp95.000 hingga Rp150.000 per lembar untuk produk standar, meskipun produk dengan spesifikasi atau grade tertentu dapat memiliki harga lebih tinggi.
Untuk triplek furniture, harga 9 mm jenis Better, misalnya, tercatat berada di sekitar Rp142.000 per lembar pada salah satu referensi harga tahun 2026.
Harga triplek 12 mm berada pada rentang sekitar Rp120.000 hingga Rp220.000 per lembar.
Triplek standar dapat ditemukan di kisaran Rp132.000–Rp160.000, sedangkan plywood dengan spesifikasi lebih tinggi atau grade tertentu dapat mencapai Rp200.000 lebih per lembar.
Triplek 15 mm umumnya digunakan ketika proyek membutuhkan material yang lebih tebal dan kokoh.
Kisaran harga triplek 15 mm pada pasar menjelang September 2026 berada sekitar Rp170.000 hingga Rp250.000 per lembar untuk berbagai jenis plywood.
Produk furniture atau plywood dengan grade lebih tinggi dapat memiliki harga di atas triplek standar.
Triplek 18 mm termasuk salah satu ketebalan yang banyak dipertimbangkan untuk furniture dan aplikasi yang membutuhkan material lebih tebal.
Harga pasar dapat berada di kisaran Rp190.000 hingga Rp300.000 atau lebih per lembar, tergantung jenis dan kualitas produk.
Untuk plywood kelas dan grade tertentu, harga 18 mm dapat berada jauh di atas harga triplek standar. Standar harga satuan 2026 Kabupaten Klaten, misalnya, membedakan harga plywood kelas A dan kelas B berdasarkan spesifikasi produknya.

Selain ketebalan, jenis triplek juga memiliki pengaruh besar terhadap harga.
Berikut beberapa jenis triplek yang umum digunakan.
Triplek Albasia atau Sengon merupakan salah satu jenis plywood yang banyak ditemukan di pasaran.
Material ini memiliki karakteristik bobot yang relatif ringan dan sering digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk furniture dan aplikasi umum.
Berdasarkan daftar harga yang diperbarui pada Agustus 2026, harga triplek Albasia dapat berada di kisaran:
| Ketebalan | Harga Referensi |
| 3 mm | ± Rp52.000 |
| 4 mm | ± Rp82.000 |
| 8 mm | ± Rp87.000 |
| 9 mm | ± Rp124.000 |
| 12 mm | ± Rp155.000 |
| 15 mm | ± Rp176.000 |
| 18 mm | ± Rp167.500 |
Harga dapat berbeda berdasarkan supplier dan wilayah pembelian.
Triplek Meranti termasuk kategori hardwood plywood yang menggunakan kayu dengan karakteristik berbeda dibandingkan triplek Sengon atau Albasia.
Jenis ini sering digunakan untuk furniture dan kebutuhan yang membutuhkan kualitas material tertentu.
Harga triplek Meranti juga berbeda berdasarkan ketebalannya. Referensi pasar menunjukkan triplek Meranti dapat berada mulai dari sekitar Rp45.000 untuk ukuran 3 mm hingga lebih dari Rp200.000 untuk ketebalan yang lebih tinggi, tergantung kualitas dan spesifikasi produk.
Multiplek atau plywood merupakan istilah yang sering digunakan untuk material kayu lapis dengan beberapa lapisan veneer.
Jenis dan kualitas multiplek dapat berbeda-beda, sehingga harga antara satu produk dengan produk lainnya juga tidak selalu sama.
Untuk plywood standar, price list supplier yang tersedia menunjukkan kisaran:
| Ketebalan | Harga Referensi |
| 3 mm | Rp72.000 |
| 6 mm | Rp96.000 |
| 9 mm | Rp125.000 |
| 12 mm | Rp160.000 |
| 15 mm | Rp190.000 |
| 18 mm | Rp225.000 |
Harga tersebut merupakan salah satu referensi supplier dan dapat berubah sewaktu-waktu.
Triplek furniture biasanya dipilih berdasarkan kualitas permukaan, kekuatan, stabilitas, dan kesesuaian material dengan proses finishing.
Untuk kebutuhan furniture, harga dapat berada lebih tinggi dibandingkan triplek bangunan standar.
Salah satu referensi harga tahun 2026 mencatat plywood furniture jenis Better mulai sekitar Rp142.000 untuk 9 mm, Rp178.000 untuk 12 mm, Rp210.000 untuk 15 mm, hingga Rp245.000 untuk 18 mm.
Blockboard merupakan material panel berbasis kayu yang memiliki konstruksi berbeda dari plywood biasa.
Material ini sering digunakan untuk furniture dan interior, terutama untuk aplikasi yang membutuhkan panel lebih tebal.
Berdasarkan price list supplier yang tersedia, blockboard berada di kisaran sekitar Rp195.000 untuk 15 mm dan Rp200.000 untuk 18 mm.
Untuk kebutuhan konstruksi dan bekisting, terdapat triplek dengan lapisan khusus seperti film faced atau phenolic.
Jenis ini memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan plywood biasa dan digunakan untuk aplikasi tertentu, terutama proyek konstruksi.
Salah satu referensi harga tahun 2026 mencatat film faced plywood 12 mm berada di sekitar Rp245.000 per lembar untuk harga eceran.

Harga triplek dapat berbeda meskipun memiliki ketebalan yang sama.
Berikut beberapa faktor yang memengaruhinya.
Jenis kayu yang digunakan dalam proses produksi akan memengaruhi karakteristik dan harga triplek.
Triplek Sengon, Albasia, Meranti, dan jenis hardwood lainnya dapat memiliki struktur, kekuatan, serta harga yang berbeda.
Semakin tebal triplek, umumnya semakin banyak material yang digunakan.
Karena itu, harga triplek 18 mm biasanya lebih tinggi dibandingkan triplek 3 mm atau 4 mm dengan jenis dan kualitas yang setara.
Triplek tersedia dalam berbagai kualitas.
Perbedaan grade dapat memengaruhi kualitas permukaan, jumlah cacat, konsistensi material, hingga harga.
Referensi standar harga pemerintah tahun 2026 juga menunjukkan adanya perbedaan harga antara plywood kelas A dan kelas B dengan ketebalan yang sama.
Ukuran triplek yang paling umum di pasar Indonesia adalah sekitar 122 x 244 cm, meskipun beberapa produk memiliki ukuran berbeda.
Saat membandingkan harga, pastikan ukuran lembaran yang dibandingkan sama.
Harga pembelian eceran dan pembelian dalam jumlah besar dapat berbeda.
Beberapa supplier membedakan harga berdasarkan pembelian toko, aplikator, atau eceran.
Harga triplek juga dapat berbeda antarwilayah.
Biaya distribusi dan pengiriman, terutama untuk material berbentuk lembaran, dapat memengaruhi total biaya pembelian.

Tidak ada satu harga triplek yang berlaku untuk seluruh Indonesia.
Namun, berdasarkan data harga yang tersedia pada Agustus 2026, harga triplek standar masih berada pada rentang puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah per lembar, tergantung ketebalan dan jenis material.
Sumber data referensi yang diperbarui tiga minggu sebelum akhir Agustus 2026, daftar harga supplier, serta referensi harga 2026 lainnya juga menunjukkan adanya variasi harga yang cukup besar antarjenis dan grade triplek.
Karena itu, untuk mendapatkan estimasi anggaran yang lebih akurat, sebaiknya gunakan harga berdasarkan jenis triplek, ketebalan, ukuran, dan spesifikasi yang benar-benar dibutuhkan.

Triplek tersedia dalam berbagai pilihan jenis dan ketebalan untuk mendukung kebutuhan furniture, interior, hingga proyek lainnya.
Mulai dari triplek tipis untuk aplikasi ringan hingga plywood dengan ketebalan 15 mm dan 18 mm untuk kebutuhan yang membutuhkan material lebih kokoh, pemilihan produk yang tepat akan membantu menghasilkan proyek yang sesuai dengan kebutuhan.
Sedang mencari triplek untuk furniture atau proyek interior? Dapatkan pilihan triplek sesuai kebutuhan Anda di Sukses Perkasa Forestama.
Hubungi tim Sukses Perkasa Forestama untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pilihan triplek, ketebalan, spesifikasi, dan ketersediaan produk untuk kebutuhan proyek Anda.
Table of Content
Belum ada subjudul pada artikel ini.
Produk Pada Artikel Ini
Sumber informasi yang bermanfaat dan mudah dipahami. Ideal untuk menambah wawasan Anda seputar penggunaan dan aplikasi produk.